Hukum Kekekalan Energi Mekanik, Daya, dan Efisiensi
Hukum Kekekalan Energi Mekanik, Daya, dan Efisiensi
Oleh: Dinda Fitri Namora Lubis/XF/2025
1. Energi Mekanik
Energi mekanik adalah jumlah dari energi kinetik dan energi potensial yang dimiliki oleh suatu benda. Energi mekanik berkaitan dengan gerak dan kedudukan suatu benda. Selama tidak ada gaya luar seperti gesekan, energi mekanik bersifat tetap (konstan).
Rumus Energi Mekanik:
Energi Mekanik
EM = EK + EP
• Contoh Soal
Sebuah bola bermassa 2 kg berada pada ketinggian 5 meter dari tanah. Berapakah energi mekaniknya jika bola belum bergerak?
Diketahui:
m = 2 kg
h = 5 m
v = 0 (karena belum bergerak → EK = 0)
g = 10 m/s²
Hitung EP:
EP = m × g × h = 2 × 10 × 5 = 100 J
Hitung EM:
EM = EK + EP = 0 + 100 = 100 J
Jawaban:
Energi mekanik bola = 100 Joule
2. Daya
Daya adalah besar energi atau usaha yang dilakukan tiap satuan waktu. Dengan kata lain, daya menunjukkan seberapa cepat energi digunakan atau usaha dilakukan. Satuan daya adalah Watt (W).
Rumus Daya:
P = W / t
W = usaha/energi (Joule)
t = waktu (detik)
Rumus Daya jika usaha berupa gaya × jarak
P = F × s / t
Rumus Daya jika diketahui gaya dan kecepatan
P = F × v
• Contoh Soal
Sebuah motor melakukan usaha 600 Joule dalam waktu 3 detik. Berapa daya motor tersebut?
Diketahui:
W = 600 J
t = 3 s
Hitung:
P = W / t = 600 / 3 = 200 W
Jawaban:
Daya motor = 200 Watt
3. Efisiensi
Efisiensi adalah perbandingan antara energi atau usaha keluaran dengan energi atau usaha masukan, dinyatakan dalam persen (%). Efisiensi menunjukkan seberapa baik suatu mesin atau alat bekerja.
Rumus Efisiensi:
Efisiensi = (energi keluaran / energi masukan) × 100%
atau
Efisiensi = (usaha keluaran / usaha masukan) × 100%
atau
Efisiensi = (gaya keluaran / gaya masukan) × 100%
• Contoh Soal
Seseorang memberi usaha masukan 300 J dan menghasilkan usaha keluaran 240 J.
Hitung efisiensinya.
Jawab:
Efisiensi = (240 / 300) × 100%
Efisiensi = 0,8 × 100%
Efisiensi = 80%
Komentar
Posting Komentar